BPIPI Logo
Indonesia Footwear Network
BPIPI

LATAR BELAKANG IFN (INDONESIA FOOTWEAR NETWORK)


Saat ini sedang terjadi perubahan yang harus diterima oleh semua elemen masyarakat khususnya industri alas kaki dan kulit. Tertulis dalam sejarah, awal tahun 2020, bahkan banyak dari kita tidak memikirkan adanya dampak pandemi covid19 seperti situasi saat ini. Penjualan menurun hingga 70%, potensi tidak bisa mempertahankan produksi karena daya beli juga menurun, hingga kesulitan mengelola cashflow usaha yang berakibat pada merumahkan sebagian karyawan dan penutupan usaha.

Dari data prediksi di atas, asumsi bahwa dampak pandemi covid19 cukup berdampak sistematis pada industri alas kaki global, termasuk di Indonesia sebagai salah satu pusat produksi terbesar ke-4 dunia (1.271 juta pasang) tahun 2019 dan negara eksportir ke-3 terbesar dunia (406 juta pasang) tahun 2019 (2).

Hal senada oleh disampaikan oleh Aprisindo (Asosiasi Persepatuan Indonesia) bahwa, dampak sistematis pandemi covid19 terjadi di industri alas kaki nasional. Dampak sistematis ini terjadi pada lini produksi dan distribusi.

Strategi kolaborasi, saat ini Indonesia tidak menghadapi krisisi ini sendiri. Melakukan kolaborasi akan memperkuat daya tahan bisnis kita. Penurunan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, tekanan harga minyak, nilai saham yang anjlok dan kondisi ekonomi yang tidak menentu pasti akan berpengaruh pada ekonomi nasional. Berbagi platform dengan yang lain (mitra bisnis) adalah jalan terbaik di saat kita tidak bisa melakukannya sendiri. Sharing value dengan yang lain (mitra bisnis) juga menjadi pilihan terbaik di saat kita mempunyai keterbatasan.

IFN (Indonesia Footwear Network) adalah sebuah inisiatif kecil BPIPI di tengah pandemi covid19 yang berusaha menjawab tantangan sekaligus merespon perubahan tatanan industri alas kaki nasional. Pemanfaatan sosial media dan teknologi informasi akan menjadi motor utama IFN sebagai sebuah gerakan komunitas industri alas kaki. BPPI sebagai fasilitator industri alas kaki nasional merasa perlu menguatkan kembali berbagai komunitas di industri alas kaki dari hulu hingga hilir. Dengan IFN sebagai sebuah platform komunitas baru bagi industri, BPIPI berharap dapat memberikan informasi yang relevan bagi potensial market domestik dan global tentang potensi industri alas kaki dari hulu hingga hilir. Sesuai dengan tujuan BPIPI sebagai fasilitator industri, maka IFN akan di dorong untuk melengkapi dan mengumpulkan informasi industri yang selama ini ada di masing-masing komunitas.

Sebagai salah satu manufaktur alas kaki terbesar global, Indonesia merasa perlu mengambil inisiatif mengambil peran untuk mengintegrasikan informasi produsen, supplier, sumber material, merk lokal dan organisasi yang bergerak di sektor industri alas kaki. Dengan IFN sebagai sebuah platform online komunitas bagi industri, BPIPI berharap dapat memberikan informasi yang relevan bagi potensial market baik domestik dan global tentang potensi industri alas kaki dari hulu hingga hilir

Pencarian

Temukan profil mitra yang pas untuk Anda

Profil mitra
Indonesia Footwear Network
BPIPI